Sabda Rasulullah mengenai akhlak yang baik

Rasulullah telah menggambarkan orang Mukmin dengan berbagai sifat, yang dengan sifat-sifat inilah beliau mengisyatkan tentang akhlak yang baikDi dalam ash-shahihain, disebutkan dari hadits Anas, bahwa Nabi bersabda:Demi yang diriku ada di Tangan-Nya, tidaklah seorang hamba itu disebutkan beriman sehingga dia mencintai bagi saudaranya apa yang dia cintai bagi dirinya sendiri.(Diriwayatkan AL-bukhari dan Muslim).

Juga disebutkan dari hadits Abu Hurairah dari Rasulallah, beliau bersabda:Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah dia menghormati tamunya, dan barangsiapa beriman kepada Allah dann hari Akhirat, hendaklah dia tidak menyakiti tetangganya, dan barang siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir , hendaklah mengatakan yang baik atau hendaklah dia diam’ (HR Bukhari dan Muslim)dan sabda beliau yang lainOrang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaqnya (HR At-Tirmidzi dann Abu Dawud dan Ahmad dan Hakim)Akhlaq-akhlaq yang lainnya adalah sabar menghadapi gangguan.

Di dalam as-shahihain disebutkan bahwa ada seorang A’raby yang menarik mantel Rasulullah hingga menimbulkan bekas dibahu beliau, kemudian berkata Hai Muhammad! Serahkanlah kepadaku dari harta Allah yang ada padamu. Beliau menengok kearah orang yang sambil itu ambil teresenyum, lalu memberinya apa yang diminta (HR Bukhari dan Muslim)Jika orang yang menyiksa beliau, maka beliau bersabda:’Ya Allah, ampunilah kaumku, karena mereka tidak mengetahui.’ (Diriwayatkan Bukhari dan Muslim).Demikian agungnya akhlak ini sehingga rasulullah memuji sahabatnya Asyaj Abdul Qais dengan sabdanya :“Sesungguhnya pada dirimu ada dua perangai yang dicintai Allah yakni sifat lemah lembut (sabar) dan ketenangan (tidak tergesa-gesa)”. (HR. Muslim)Menahan marah merupakan salah satu bagian dari akhlak yang baik sebagaimana didalam hadits yang shahih Rasulullah shalallahu ‘alahi wa sallam bersabda : “ Bukanlah dikatakan seorang yang kuat itu dengan bergulat, akan tetapi orang yang kuat dalam menahan dirinya dari marah”. (Muttafaqqun’alahi).

Mengingat nash-nash yang menganjurkan untuk menahan marah dan balasan bagi orang-orang yang mampu manahan amarahnya sebagaimana sabda nabi shalallahu ‘alaihi wasallam : “ Barangsiapa yang menahan amarahnya sedangkan ia sanggup untuk melampiaskannya, (kelak di hari kiamat) Allah akan memanggilnya di hadapan para makhluq-Nya hingga menyuruhnya memilih salah satu dari bidadari surga, dan menikahkannya dengan hamba tersebut sesuai dengan kemaunnya “ (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani, lihat shahihul jami’ No. 6398).

Sebaliknya bila kebengisan dan kemarahan ada pada suatu urusan niscaya akan menjelekkannya. Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda : “ Tidaklah kelemahlembutan itu berada pada sesuatu kecuali akan membuatnya indah, dan tidaklah kelembutan itu dicabut kecuali akan menjadikannya jelek.” (HR. Muslim).

Waullahu a’lam bisawwab

About these ads

One response to “Sabda Rasulullah mengenai akhlak yang baik

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s