Mutiara hikmah. 04

ORANG MUKMIN YANG KUAT LEBIH DICINTAI ALLAH
“Orang Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah. Dan pada masing-masing terdapat kebaikan. Bersemangatlah terhadap sesuatu yang berguna bagimu serta mohonlah pertolongan dari Allah dan jangan lemah. Jika engkau ditimpa sesuatu, maka janganlah engkau katakan: Seandainya aku kerjakan begini dan begitu. Akan tetapi katakanlah: Itu takdir Allah dan apa yang Dia kehendaki Dia lakukan. Sesungguhnya mengandai-andai itu membuka perbu-atan setan.” (Muslim).

BEKERJA LEBIH BAIK DARIPADA MEMINTA
Sungguh seorang di antaramu yang mencari kayu dan mengikat pada punggungnya lebih baik baginya daripada meminta-minta kepada seseorang baik orang itu memberinya atau tidak. (Hadist Muttafaqun alaih)

KEIKHLASAN DALAM BERGAUL
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah telah menyebutkan dengan ungKapan yang indah “Kebahagiaan dalam bergaul dengan orang akan diraih jika engkau bergaul dengan mereka karena Allah, engkau mengharapkan ridha Allah dan tidak mengharapkan ridha mereka, engkau takut kepada Allah dan tidak takut kepada mereka, engkau berbuat baik kepada mereka karena mengharap pahala dari Allah dan tidak balasan dari mereka, engkau tidak menzhalimi mereka karena takut kepada Allah dan tidak takut kepada mereka.

HATI YANG ISTIQAMAH
Imam al-Qurtubi berkata, “Hati yang istiqamah adalah hati yang senantiasa lurus dalam ketaatan kepada Allah, baik berupa keyakinan, perkataan, maupun perbuatan.” Lebih lanjut beliau mengatakan, “Hati yang istiqamah adalah jalan menuju keberhasilan di dunia dan keselamatan dari azab akhirat. Hati yang istiqamah akan membuat seseorang dekat dengan kebaikan, rezekinya akan dilapangkan dan akan jauh dari hawa nafsu dan syahwat. Dengan hati yang istiqamah, maka malaikat akan turun untuk memberikan keteguhan dan keamanan serta ketenangan dari ketakutan terhadap adzab kubur. Hati yang istiqamah akan membuat amal diterima dan menghapus dosa.”

MEMBIASAKAN DENGAN DZIKIR DAN PIKIR
Orang yang berakal itu senantiasa membiasakan dengan dzikir dan pikir. Dan dengan pikir atas dzikir, sehingga mereka itu bertutur kata dengan hatinya lalu hati itu bertutur kata dengan hikmah.
( Hasan Al-Bashri )

ALLAH MENCUKUPI ORANG YANG BERTAWAKAL KEPADA-NYA
Ibnul Qayyim berkata : Allah adalah yang mencukupi orang yang bertawakal kepada-Nya dan yang menyandarkan kepada-Nya, yaitu Dia yang memberi ketenangan dari ketakutan orang yang takut, Dia adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong dan barangsiapa yang berlindung kepada-Nya dan meminta pertolongan dari-Nya dan bertawakal kepada-Nya, maka Allah akan melindunginya, menjaganya, dan barangsiapa yang takut kepada Allah, maka Allah akan membuatnya nyaman dan tenang dari sesuatu yang ditakuti dan dikhawatirkan, dan Allah akan memberi kepadanya segala macam kebutuhan yang bermanfa’at. (Taisirul Azizil Hamidh hal. 503)

TAKUTLAH KALIAN AKAN KEKIKIRAN
“Takutlah kalian akan kekikiran, sesungguhnya kekikiran itu telah membinasakan orang-orang yang hidup sebelum kalian, kekikiran¡¡itu membawa mereka untuk menumpahkan darah dan menghalalkan apa-apa yang diharamkan Allah.” (H.R. Muslim)

KERUSAKAN AKIBAT AMBISI TERHADAP HARTA
“Kerusakan yang ditimbulkan akibat ambisi seseorang terhadap harta dan kemulyaan tidak lebih kecil dari kerusakan seekor kambing akibat dilepasnya dua serigala yang lapar kemudian keduanya pergi menuju kambing tersebut.” (HR Imam Ahmad, Nasa-i, Tirmidzi, Ibnu Hibban dalam “Shahihnya”,dll. Imam Tirmidzi berkata : Hadits ini derajatnya hasan shahih.)

TUJUAN MENUNTUT ILMU KARENA ALLAH
“Barangsiapa mencari ilmu yang seharusnya dimaksudkan untuk mencari ridha Allah, akan tetapi dia mencarinya semata-mata untuk mencari perhiasan dunia, maka dia tidak akan mencium bau surga di hari kiamat.” (H.R. Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban dalam `shahihnya)

ORANG MUKMIN YANG KUAT LEBIH DICINTAI ALLAH
“Orang Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah. Dan pada masing-masing terdapat kebaikan. Bersemangatlah terhadap sesuatu yang berguna bagimu serta mohonlah pertolongan dari Allah dan jangan lemah. Jika engkau ditimpa sesuatu, maka janganlah engkau katakan: Seandainya aku kerjakan begini dan begitu. Akan tetapi katakanlah: Itu takdir Allah dan apa yang Dia kehendaki Dia lakukan. Sesungguhnya mengandai-andai itu membuka perbu-atan setan.” (Muslim).


Mutiara hikmah. 05


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s